news1

Pada beberapa waktu yang lalu, banyak perusahaan yang berencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui Initial Public Offering (IPO). BEI sudah menargetkan 30 perusahaan yang bisa melantai sepanjang tahun 2017 ini. Targetnya pada semester I-2017, setidaknya 15 sampai dengan 17 emiten akan melantai di BEI.  Ada beberapa saham-saham dari emiten yang baru melantai di pasar modal tengah menjadi perbincangan banyak orang, karena meroket sangat drastis. Lalu, siapa sajakah mereka?

1. PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS)

Tanggal IPO: 5 Oktober 2017. Harga Saham IPO: Rp 375 per saham

PT Kioson Komersial Tbk Indonesia merupakan perusahaan online to offline (O2O) yang mengintegrasikan Online Merchants dan Offline Customer melalui jaringan kemitraan. Harga saham dari emiten ini langsung meroket di tanggal 20 Oktober 2017, kenaikan harga sahamnya pun sangat drastis. Dari harga Rp 375, kini sudah mejeng di level Rp 3.310 atau naik sebanyak 782%, setara dengan 8 kali lipatnya.

2. PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI)

Tanggal IPO: 11 Oktober 2017. Harga Saham: Rp 100 per saham

PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI) merupakan salah satu perusahaan asuransi umum tertua di Indonesia yang berdiri tahun 1952, MTWI bergerak di lini usaha harta benda, kendaraan bermotor, kesehatan, sampai kecelakaan diri. Emiten ini merupakan pelopor dalam industri digital asuransi umum, sehingga dapat melakukan transaksi seperti menjual produk dan memproses klaim asuransi melalui aplikasi mobile. Pada tanggal 20 Oktober 2017, atau 9 hari setelah melantai, sahamnya menguat sebesar 585% ke level Rp 685.

3. PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC)

Tanggal IPO: 16 Oktober 2017. Harga Saham IPO: Rp 140 per saham

PT. Kapuas Prima Coal adalah perseroan yang melakukan kegiatan usaha dalam bidang pertambangan dan perdagangan dimana didirikan sejak tahun 2005. Selang 15 hari, tepatnya pada tanggal 31 Oktober 2017 saham emiten ini menguat hingga 1.135% ke level Rp 1.730.

4. PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS)

Tanggal IPO: 1 November 2017. Harga Saham IPO: Rp 1.385 per saham

Ruang lingkup MCAS adalah bergerak dalam bidang perdagangan besar atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. Saat ini kegiatan utama MCAS adalah Distribusi Produk Digital dan E-commerce. Pada tanggal 3 November 2017, tepatnya tiga hari setelah pencatatan, saham MCAS menguat 98,5% ke level Rp 2.750.